Mendoan Mantap Warisan Nenek Moyang

Penasaran banget gue sama sekerumunan orang yang antri mendapatkan sesuatu entah apa yang mereka antrikan, gue samperin tuh, dan ternyata gorengan, ( yah kirain apa ) dalam hati.

Penasaran muncul kembali setelah sering melihat penjual gorengan tersebut ramai terus, apa sih yang membuat jadi idola para konsumen, salah satu dari pembeli gue wawancarai.

Gue: ramai terus yah bu?
Ibu: iya, kadang juga nggak kebagian nok
Gue: oh... Lah ko sampai rame terus dan bela-belain antri emang kenapa bu?
Ibu: ya nggak tau kalo menurut orang lain, tapi menurut ibu selain rasanya enak juga memang satu-satunya yang jualan ginian, coba saja sih
Gue: oh... Nggih

Akhirnya, gue pun tambah penasaran, ikut antri deh...
Setelah sekian lama, akhirnya gue paham betul yang menjadi daya tarik dari penjual gorengan ini, point pertama yang mereka jual adalah gorengan setengah mateng alias mendoan, pantes saja kata si ibu satu-satunya, padahal nggak juga sih yah, di warung biasa juga menjual mendoan, asalkan pesen hheee

Mendoan Mantap Warisan Nenek Moyang

Nah point yang kedua, bisa dibilang profesional banget tuh si abang penjual, kenapa? Yups semua mendoan gays, nggak ada yang keblabasan jadi gorengan hihihi ya iya lah jualnya juga mendoan. juga dalam melayani cekatan, yang lebih menarik lagi semua higienis baik alat maupun bahannya.

Tempe yang menjadi bahan dasarnya, berbeda dari tempe pada umumnya, sepertinya memang sengaja di desain untuk tempe mendoan, ukurannya yang lebar tapi tidak tebal, jadi si abang tanpa harus memotong tempe terlebih dahulu, kupas daun yang membungkus tempe, langsung deh jeburin ke adonan dan goreng.

Minyak yang digunakan untuk menggoreng juga minyak yang berkualitas, (bimoli) artinya bukan minyak limbah yang biasa, lebih pentingnya dengan merogoh receh 2000 perak kita udah dapat tempe mendoan satu, beserta kecap dan lombok. Mantap juga yah...

Intinya sekarang gue udah nggak lagi penasaran, dan akan berbagi bagaimana membuat mendoan yang tidak kalah enak dengan yang disebutkan diatas.

Bahan:
1. Tempe
2. Tepung terigu / gandum
3. Glepung
4. Minyak goreng

Bumbu
1. Garam
2. Bawang merah
3. Bawang putih
4. Ketumbar
5. Bawang tropong/ solong

Cara masak
Bumbu dihaluskan terlebih dahulu, solong di potong tipis, kemudian tepung terigu dicampur dengan glepung/ tepung beras, jangan lupa dikasih air secukupnya loh, bumbu yang sudah halus dan solong dicampurkan dengan adonan tepung, tempe di potong terlebih dahulu, kemudian dimasukan ke adonan sebelum di goreng.

Cara menggoreng, jangan terlalu lama, sekiranya adonan dan tempe sudah matang, tanpa menunggu warna adonan berubah coklat. Udah gitu saja, kata orang tua, jurus memasak yang paling ampuh, sebelum memasak jangan lupa baca basmalah dan sholawat. Hheee

NB:
Antara tepung terigu dan tepung beras itu lebih banyak tepung terigu/gandum, kenapa? Karena tepung beras lebih memberikan efek keras, cocok untuk buat gorengan, jadi untuk mendoan jangan terlalu banyak tepung beras.

Silahkan mencoba :)
Tebarkan Kemanfaatan