Cara Alami Mengobati Penyakit "Mata Ikan" Tanpa Operasi

Mata ikan jika dimaknai secara tekstual berarti matanya ikan, namun dalam hal ini bukan itu yang saya maksud dan saya bahas, mata ikan yang tidak disukai oleh siapapun, yaitu salah satu penyakit kulit yang sangat mengganggu yang akan kita kupas tuntas.

Sebelumnya ijinkan saya curhat mengenai mata ikan yang pernah saya alami, dulu saat masih SMA saya pernah mengalami penyakit yang menjengkelkan itu, dimana saya tidak bisa berjalan normal seperti yang lain, tentunya si mata ikan itu terletak pada tungkak kaki, gimana bisa jalan normal coba? Sehingga terpaksa berangkat sekolah tidak memakai sepatu padahal saat itu sudah hampir UN ujian nasional dan sedang ramainya pelajaran tambahan atau les.


Karena merasa terganggu akhirnya saya memutuskan untuk periksa ke dokter, dan ternyata dokter menyarankan untuk operasi, wah mendengarnya aja udah merinding gimana pelaksanaannya, karena saya termasuk penakut jadi saya menolak untuk operasi dengan alasan sudah hampir UN. Akhirnya dengan terpaksa menahan rasa sakit, nyeri, pegal dll.

Setelah di ingat-ingat, saat masih kelas satu ada kaka kelas yang satu kamar dengan saya menderita mata ikan juga dan saya sempat mengucapkan kalimat "amit-amit jabang bayi, jangan sampe terjadi sama saya" dia selalu membersihkan mata ikan nya dikamar tanpa membersihkan sisanya yang dikamar, dan sepertinya saya tertular deh.

Dari pengalaman tersebut saya ingin berbagi pengalaman dalam mengatasi penyakit tersebut tanpa operasi, mari kita berkenalan terlebih dahulu apa sih mata ikan itu?

Mata ikan itu jenis penyakit kulit yang biasanya ada di telapak kaki maupun tangan, katanya sih ada yang diwajah juga tapi selama ini belum pernah menjumpainya tuh. Ciri-cirinya atau gejala mata ikan adalah menebalnya kulit yang disertai tekstur keras dan lama-lama menjadi sakit jika ditekan, jika disentuh malah tidak terasa, yups seperti mati rasa, namun jika di tekan akan terasa nyeri.

Cara mengobatinya, berdasarkan pengalaman saya sih banyak cara tradisional yang dilakukan, seperti menipiskan kulit yang tebal dengan menggunakan silet/pisau karter, namun dengan cepatnya kulit akan bertumbuh lagi dan lagi, setelah ditipiskan kemudian membakar paku yang belum digunakan dan di tempelkan di mata ikan, cara tersebut saya dapat dari orang tua terdahulu, rasanya hangat dan sedikit menghilangkan rasa pegal dan nyeri.

Sudah rutin melakukan hal demikian, namun tetap belum bisa mematikan akar-akarnya, sehingga merasa sudah kesal dengan simata ikan saya pun membakarnya dengan korek api pada tungkak kaki saya, ya nggak terasa panas banget karena kulit tersebut sudah sedikit mati rasa jika disentuh, maka terkena sedikit api tidak memberinya efek terbakar sampai melepuh. Nah akhirnya saya bisa melihat akar2 tersebut karena gosong dan tanpa ragu saya tarik satu persatu sampai berdarah, walhasil sembuh deh.....

Sudah paham kan yah gejalanya, dan bagaimana saya mengatasinya, namun sekarang mah nggak serepot itu, di apotek sudah banyak yang menjual obat mata ikan, dan banyak juga yang sembuh tanpa harus operasi. Namun lebih baik mencegah dari pada mengobati. Caranya...

1. Biasakan pola hidup yang bersih dengan tidak meminjam alat-alat orang lain seperti handuk, sandal atau sepatu dll.
2. Biasakan cuci kaki dan tangan setelah aktifitas, sekalipun itu baru dari kamar mandi.

Tebarkan Kemanfaatan

Bagikan dengan URL singkat:

Tulisan Terbaruku