Skip to main content

follow us

Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Saat Batuk



Ketika batuk sedang melanda, sungguh sangat mengganggu aktifitas sehari-hari bahkan mengganggu waktu istirahat kita, tentunya pengin cepet sembuh bukan??? Nah saat batuk menyerang alangkah baiknya kita tidak sering keluar malam, pakai jaket, hingga hindari stress. Tujuannya tentu untuk mempercepat proses penyembuhannya. 

Di samping itu, pastikan juga Anda menghindari beberapa pantangan makanan dan minuman yang ternyata bisa semakin memperparah batuk.

Apa saja makanan dan minuman penyebab batuk yang harus dihindari?
Sebaiknya jangan sepelekan penyebab batuk Anda. Selain membuat tubuh tidak nyaman, batuk yang berkepanjangan dan tidak kunjung sembuh bisa menimbulkan berbagai efek samping yang berbahaya. Mulai sekarang, cegahlah flu dan batuk coba hindari berbagai pantangan makanan dan minuman guna meredakan gejala sekaligus mempercepat penyembuhannya. diantaranya:

1. Makanan yang digoreng
Mungkin Anda sering kali mendengar anjuran untuk menghindari makanan yang digoreng saat sedang batuk. Ternyata hal ini memang benar adanya. Sebenarnya bukan makanannya yang memperparah batuk, melainkan minyak yang digunakan untuk menggoreng. Minyak, terutama minyak jelantah yang telah dipakai berulang kali, menghasilkan senyawa akrolein yang akan memicu rasa gatal menyiksa di tenggorokan. Semakin sering dan banyak jumlah minyak yang digunakan, maka akan semakin buruk kualitas minyak dan berbahaya untuk kesehatan. Tidak hanya itu, tekstur kasar dari gorengan juga bisa membuat dinding tenggorokan iritasi.

2. Minuman yang mengandung kafein
perut perih setelah minum Kafein, seperti kopi, teh, dan soda, adalah salah satu penyebab batuk yang harus dihindari bila Anda ingin cepat sembuh. Pasalnya, kafein akan memicu gas asam dari lambung naik kembali ke tenggorokan. Kondisi ini yang kemudian mengakibatkan tenggorokan gatal akibat batuk Anda semakin memburuk dan tidak kunjung sembuh.

3. Susu
berhenti minum susu, singkirkan susu untuk sementara waktu selama batuk Anda belum mereda. Hal ini dibuktikan oleh hasil dari penelitian yang dimuat dalam Medical Hypotheses Journal, bahwa sebagian besar orang yang mengalami batuk cenderung lebih sulit sembuh bila mereka rutin minum susu.

Alasannya, karena protein dari susu bisa merangsang produksi lendir berlebih di usus dan saluran pernapasan, termasuk pada paru-paru dan tenggorokan. Selain susu, tidak ada salahnya untuk menghindari beberapa produk olahan susu yang diduga juga bisa memicu produksi lendir berlebih sehingga memperburuk batuk.

4. Makanan olahan
Anda bisa membantu proses penyembuhan batuk dengan menjauhi makanan olahan, meliputi makanan kemasan, fast food, keripik, dan lain sebagainya. Bukan tanpa alasan, sebuah studi yang diterbitkan oleh British Journal of Nutrition, menyatakan bahwa nutrisi punya peran penting untuk mendukung kerja sistem kekebalan tubuh yang akan melawan infeksi.
Dengan kata lain, asupan nutrisi yang optimal dalam tubuh akan membantu meredam batuk dengan cara memperkuat sistem kekebalan dan mendukung berbagai fungsi tubuh lainnya. Jika ingin batuk cepat sembuh, sebaiknya hindari pantangan makanan olahan dan ganti dengan makanan padat gizi untuk mengoptimalkan fungsi tubuh.

5. Makanan pemicu alergi
Faktanya, ada beberapa makanan penyebab alergi sehingga memperburuk kondisi batuk Anda. Entah itu, makanan laut, telur, kacang, dan lainnya. Mengenali makanan yang bisa memicu alergi dalam tubuh sekaligus menghindarinya, adalah salah satu cara tepat untuk meredakan batuk yang mengganggu.

Sebaiknya konsumsi menu-menu dibawah ini untuk mempercepat proses penyembuhan batuk yang dialami, antara lain:

1. Air putih
Jika mulai terserang batuk, mulailah dengan banyak minum air putih. Dengan rajin konsumsi air putih, lendir yang ada ditenggorokan pun akan lebih encer. Dalam sehari pastikan Anda konsumsi air putih minimal 8 gelas sehari agar tubuh tetap terhidrasi dan mencegah tenggorokan kering. Pastikan air putih yang Anda nikmati tidak dingin tetapi hangat.

2. Kaldu
Kaldu tulang dapat membantu tingkatkan kekebalan tubuh, mengurangi kadar lendir di saluran pernafasan, menenangkan otot dan tingkatkan detoksifikasi. Ketika terserang batuk, cobalah mengonsumsi sup dengan paduan kaldu hangat. Aneka sayuran yang tinggi akan vitamin dan mineral ini bisa membantu mempercepat proses penyembuhan. Selain itu, konsumsi kaldu ini juga dapat membantu hilangkan zat-zat kimia yang ada di tenggorokan.

3. Bawang putih
Mengandung allicin, senyawa yang ditemukan dalam bawang putih ini bisa membunuh mikroorganisme yang bisa menginfeksi pernapasan yang dapat menyebabkan batuk. Bawang putih mentah memiliki sifat antimikroba, antiviral dan anti jamur. Sehingga bawang putih sangat baik dikonsumsi setiap hari sebagai bumbu atau dimakan begitu saja.

4. Teh jahe
Minum teh jahe saat batuk dapat membantu tingkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi. Jahe juga bersifat antibakteri dan anti jamur. Efek hangatnya juga membuat tenggorokan lebih tenang. Anda juga bisa menambahkan perasan jeruk lemon ke dalamnya untuk menambah kandungan vitamiin C.

5. Makanan probiotik
Salah satu efek samping dari kurangnya probiotik adalah terserang batuk. Probiotik bertanggung jawab untuk mendukung sistem kekebalan tubuh dan redakan batuk. Makanan yang mengandung probiotik ini adalah seperti sauerkraut, kimchi, cuka sari apel, kombucha, yogurt dan miso.

6. Makanan mengandung vitamin C
Vitamin C dapat digunakan sebagai obat batuk rumahan yang mendukung sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan sel darah putih. Penelitian yang dilakukan di Norwegia menunjukkan bahwa vitamin C berfungsi sebagai antioksidan penting dan dapat redakan batuk serta tingkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C bisa Anda dapatkan dari buah-buahan seperti jeruk, tomat, lemon, pepaya hingga strawberry.

7. Hindari minuman manis
Dalam upaya mengurangi peradangan dan produksi lendir. Sebaiknya hindari konsumsi makanan manis seperti jus, cokelat, makanan olahan hingga produk susu. Lebih baik konsumsi buah segar dan sayuran yang lebih tinggi kandungan vitamin C nya sehingga bisa membantu tingkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Demikian, semoga bermanfaat...


You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar